System Pendingin pada Mesin Plastik

System Pendingin pada Mesin Plastik Untuk mendinginkan dan menstabilkan suhu oil mesin dan suhu mold dalam proses produksi terutama dalam industri plastik bisa menggunakan :

  • Cooling tower
  • Chiller (Water Chiller)
  • Mold Temperature Controller (MTC)
  • Mold Dryer
  • Oil Cooler

Cooling tower

Cooling tower dipergunakan untuk mendinginkan dan menstabilkan suhu oil pada mesin injection plastik (Injection Moulding Machine) dan cetakan plastik (Moulding).

Prinsip kerjanya : air yang sudah didinginkan dimangkok / bak / basin cooling tower dipompa dan disalurkan ke mesin yang bisa menggunakan heat exchanger / oil cooler, dan kalau di mould biasanya air pendingin dipasang dinipel cetakannya. Kemudian air yang sdh melewati mesin atau cetakan tadi, balik kembali ke cooling tower yang disemprotkan sehingga air yang panas tadi menyebar didinginkan menggunakan kipas.

Air yang sudah didinginkan oleh cooling tower tidak terlalu dingin sekali seperti chiller. Untuk mendinginkan oil mesin sangat baik, karena engak sampai terjadi proses kondensasi. Kalau oil sampai tercampur air, bisa jadi seperti susu. (rusak)

Bagian mesin injection yang perlu disalurkan air cooling tower adalah : 1. Oil cooler, 2. Bagian ujung dari barrel dan 3. Untuk cetakan / mold biasanya lebih banyak nipel-nipelnya.

System Pendingin pada Mesin Plastik1
System Pendingin pada Mesin Plastik1

 

yang harus disalurkan air cooling tower, supaya suhu oil mesin stabil dikisaran 35°C – 50°C, lebih dari itu, oil cooler harus dibersihkan.

Mesin Vertical injection juga membutuhkan air cooling tower untuk mendinginkan dan menstabilkan suhu oil mesinnya. Lihat oil cooler yang berada disamping mesin.
 System Pendingin pada Mesin Plastik
mesin jenis ini banyak dipergunakan untuk memproduksi produk kecil / part-part yang memerlukan insert seperti colokan kabel, gagang sikat gigi 2 warna atau lebih, gagang obeng, bola golf, filter udara, dll.

Water Chiller

Water chiller ada 2 macam system yang umum diaplikasikan terutama untuk indistri plastik

  • Water Cooled Water Chiller
  • Air Cooled Water ChillerWater cooled water chiller, chiller yang menggunakan media air dari sumber cooling tower (water) untuk mendinginkan kondensornya, dibagi 2 tipe :
    1. Water cooled water chiller dengan bak sirkulasinya terbuka.
    2. Water cooled water chiller dengan evaporator tertutup yang berupa shell and tube seperti heat exchanger/oil cooler.Air cooled water chiller, chiller yang mengunakan kipas exhaust untuk mendinginkan kondensornya, dibagi 2 tipe :
    1. Air cooled water chiller dengan bak sirkulasinya terbuka.
    2. Air cooled water chiller dengan evaporator tertutup yang berupa shell and tube seperti heat exchanger/oil cooler.Chiller dengan air bak terbuka biasanya dipakai disamping mesin yang mudah dipindah-pindah dan biasanya dibawah chiller sudah dipasang roda untuk memudah dipindah-pindah.Sedangkan chiller dengan system tertutup dipergunakan untuk system chiller terpusat pada satu tempat, dimana bak pendingingnya dibuat secara terpisah dari unitnya dan apabila kapasitas pendinginan masih kurang bisa ditambahkan unitnya sesuai dengan berapa unit dan kapasitas yang direncanakan akan terpasang.Type Compressor yang dipakai:
    1. Piston
    2. Screw
    3. Vane
    4. Scroll (yang saat ini banyak dipakai)
System Pendingin pada Mesin Plastik 3
System Pendingin pada Mesin Plastik 3

Oil Cooler

Umumnya oil cooler atau disebut juga heat exchanger yang umum dipakai pada mesin injection moulding adalah model shell and tube.

Oil cooler harus dibersihkan setiap 3 – 6 bulan sekali, tergantung tingkat kekotoran air yang dipergunakan untuk mendinginkan mesin.

umumnya sering ditemukan oil cooler mampet karena karat, lumut, maupun bekas plastic yang ikut tersedot oleh pompa air yang ada sebagian masuk ke saluran oil cooler yang sulit ditembus dan menempel pada tube. dan ini harus dibersihkan supaya kinerja oil cooler mendinginkan oil bisa maksimal. Kalau terlalu lama tidak dibersihkan dikuatirkan tingkat kemampetannya sudah sulit ditembus oleh semprotan angin atau kawat 5 – 6mm.

dan untuk mengurangi mampet bisa juga diusahakan air yang dipergunakan disaring dulu sebelum dimasukkan ke bak penampung atau mangkok cooling tower menggunakan filter air softnener dengan media carbon aktif dan mangan greensand, yang bisa diback wash secara berkala.

System Pendingin pada Mesin Plastik 4
System Pendingin pada Mesin Plastik 4

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.